Trip ke Negeri Diatas Awan

Trip ke Negeri Diatas Awan

Berburu golden sunrise dari Puncak Sikunir

“The world is a book and those who do not travel read only one page.” ~St. Agustine~

Semua pendaki sudah menempati spot terbaik mereka di Puncak Sikunir. Kamera-kamera telah siap ditangan mereka. Bahkan sebagian dari mereka rela berkemah di area dekat Puncak Sikunir. Sisanya, rela berangkat pagi buta, bahkan sebelum adzan Shubuh berkumandang berselimut dinginnya udara. Semua itu dilakukan demi satu suguhan alam yang terkenal dari Puncak Sikunir, yaitu Golden Sunrise.

Dieng merupakan kawasan dataran tinggi yang terletak di Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Dieng juga merupakan kawasan vulkanik aktif, dan pada musim kemarau (Juli dan Agustus) suhu udara disana dapat mencapai 0oC. Banyak sekali tempat wisata yang dapat kita kunjungi disana, diantaranya kawah-kawah, puncak Gunung Sikunir, dan Danau Vulkanik.

Umumnya, untuk mencapai ke Dieng, jika kita berangkat dari Jakarta, kita dapat naik bis dari terminal Kampung Rambutan / Lebak Bulus dengan tarif ekonomi Rp 60.000 – Rp 65.000 atau Rp 70.000 – 75.000 untuk tarif AC. Setelah tiba di Wonosobo, dapat melanjutkan perjalanan dengan bis jurusan Dieng sekitar 45 menit perjalanan. Untuk penginapan disana berkisar antara Rp 50.000 – Rp 150.000.

Tapi, kali ini saya pilih untuk liburan “terima beres” aja, a.k.a ikut trip orang dengan budget ala backpacker, yakni Rp 580.000 per orang (all in). Trip yang saya ikuti ini start dari Mesjid di dekat Stasiun Tebet.

Jumat (18/04/2014), sekitar pukul 17.00 WIB kami berangkat dari meeting point dan tiba di Wonosobo Sabtu (19/04/2014) sekitar pukul 07.00 WIB. Senangnya ketika membuka mata di pagi hari disambut dengan hamparan sawah yang hijau. Kami langsung melanjutkan perjalanan ke Dieng Plateau. Sekitar pukul 09.00 WIB kami tiba disana dan langsung diajak untuk mengisi perut.

Setelah selesai isi perut, kami menuju ke destinasi pertama, yaitu Kompleks Candi Arjuna. Di kompleks ini juga terdapat Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra. Konon, Candi Arjuna merupakan Candi Hindu tertua di Jawa. Bentuknya memang tidak sebesar candi-candi lain yang terdapat di Indonesia. Selain wisata candi, kita juga dapat menikmati keindahan alam disekitar candi. Kita juga dapat berfoto dengan para hanoman dan teletubies yang ada disana (tentunya dengan biaya tertentu,hehe…).

Kompleks Candi Arjuna (Foto by. @wiediesta)

Pemandangan di sekitar Kompleks Candi Arjuna

Dari Kompleks Candi Arjuna, kami melanjutkan perjalanan menuju Batu Ratapan Angin. Untuk mencapai kesana, kita harus melakukan treking sekitar 20-30 menit. Dari atas Batu Ratapan Angin, kita dapat melihat 2 telaga yang sangat indah., yakni Telaga Warna dan Telaga Pengilon.

Pemandangan dari Batu Ratapan Angin (Telaga Warna & Telaga Pengilon)

Puas menikmati keindahan alam dari Batu Ratapan Angin, kami menuju ke Dieng Plateau Theater, disini kita dapat melihat film dokumenter tentang sejarah Dieng.

Dieng Plateau Theater

Dari Dieng Plateau Theater, kami melanjutkan perjalanan menuju Kawah Sikidang. Mengapa dinamakan Kawah Sikidang? Konon karena kawah ini yang sering berpindah-pindah tempatnya.

Kawah Sikidang

Selesai dari Kawah Sikidang, kami melanjutkan perjalanan ke destinasi terakhir, yakni Telaga Warna. Telaga ini merupakan telaga yang terlihat sangat indah dari atas Batu Ratapan Angin. Disini kami istirahat dan mengisi perut sembari menikmati keindahan Telaga Warna. Memang jika dilihat dari dekat, Telaga Warna ini tidak seindah jika dilihat dari atas Batu Ratapan Angin. Di dekat Telaga Warna ini, juga terdapat sebuah Goa yang bisa kita kunjungi, namun tidak bisa kita masuki.

View Telaga Warna dari dekat

Setelah mengunjungi beberapa destinasi di hari pertama di Dieng ini, kami pun segera menuju home stay untuk bersih-bersih dan beristirahat. Malam harinya, kami makan malam sambil disuguhi hiburan musik dari warga Dieng.

Selesai menikmati santapan dan hiburan di malam hari, kami pun beristirahat untuk menyiapkan tenaga berburu golden sunrise esok pagi.

Minggu (20/4/2014) pukul 04.00 WIB, kami berkumpul untuk menuju ke Gunung Sikunir menikmati golden sunrise dari puncak. Kurang lebih satu jam kami treking menuju puncak Sikunir dan lautan manusia sudah menanti disana untuk menikmati golden sunrise (maklum long weekend, jadi pasti ramai). Beberapa juga memilih untuk mendirikan tenda dari malam hari di Sikunir.

Dan yang dinanti pun muncul, sunrise pun muncul meski agak sedikit malu-malu, hehe… Subhanallah… Cuma itu yang bisa terucap dari mulut saya. Luar biasa memang ciptaan Yang Maha Kuasa dan segala keindahan alam yang ada di bumi pertiwi ini. Selain golden sunrise, kita pun dapat menikmati beberapa pemandangan lain dari sudut lain puncak Sikunir ini.

View sunrise dari Puncak Sikunir (Sunrisenya agak malu2,hehe..)
View lain dari Puncak Sikunir

Yup..akhirnya semua destinasi yang ingin kami tuju di Dieng ini pun terpenuhi. Saatnya kembali ke home stay untuk bersiap pulang. Di perjalanan menuju home stay, kami menyempatkan diri untuk membeli oleh-oleh khas Dieng, yaitu Carica dan beberapa olahannya.

Jika berkunjung ke Wonosobo, belum lengkap rasanya kalau kita tidak mencicipi Mie Ongklok. Disebut Mie Ongklok, karena mie ini disajikan dengan sayuran kol segar dan potongan daun kucai yang merupakan sayuran khas Wonosobo. Nimkatnya menikmati Mie Ongklok ini ditengah cuaca dingin di Wonosobo.

Mie Ongklok khas Wonosobo

Selesai sudah petualangan saya di Daratan Tinggi Dieng beserta segala suguhan alamnya yang indah. Keindahan bumi pertiwi ini memang tiada duanya, mari kita tetap jaga dan lestarikan alam bumi pertiwi ini…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s