Lukisan Alam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Lukisan Alam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

View dari Bukit Kingkong

View Bromo dari Bukit Kingkong

“The most important trip you may take in life is meeting people halfway.”  – Henry Boye –

Selalu ada cerita di setiap perjalanan… Suguhan alam yang indah, teman perjalanan yang menyenangkan, dan kenangan dari setiap perjalanan. Itulah yang akan kita dapatkan dari setiap perjalanan yang kita lakukan. Jadi, jangan takut untuk memulai petualangan.. 😀 

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan taman nasional yang terletak di Jawa Timur, Indonesia. Sebelum ditetapkan sebagai taman nasional, daerah Tengger merupakan kawasan hutan yang berfungsi sebagai cagar alam dan hutan wisata. Selain Gunung Bromo yang merupakan daya tarik utama, Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki, serta beberapa gunung lain yang berada dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Selain gunung-gunung, dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru juga terdapat Air Terjun Madakaripura yang wajib dikunjungi. Untuk dapat menuju kesana, saat ini aksesnya tidak terlalu sulit karena sudah dibangun jalan setapak dari pintu masuk sampai ke Air Terjun Madakaripura. Disekitar kawasan tersebut banyak pedagang yang menjual kantung plastik jas hujan bagi yang tidak ingin kebasahan. Karena jika memasuki kawasan tersebut, dipastikan badan kita akan basah kuyup. Jika tidak ingin menggunakan jas hujan, pastikan membawa kantung plastik atau membelinya disana untuk melindungi barang-barang yang kita bawa. Disarankan bagi yang ingin menikmati keindahan Air Terjun Madakaripura, untuk datang lebih awal (sekitar pukul 07.00) karena semakin siang akan semakin banyak pengunjung sehingga kita tidak dapat menikmati keindahan Air Terjun tersebut.

Madakaripura 1

Madakaripura 2

Air Terjun Madakaripura

Wisata lain yang biasa dikunjungi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru adalah Kawah Bromo, Gunung Batok, Pasir Berbisik, Batu Singa, dan Bukit Teletubies.

*****

Perjalanan kali ini sedikit berbeda dengan perjalanan saya sebelumnya. Kali ini, saya sedikit “nekad” dengan pergi sendiri alias tidak bersama teman yang saya kenal sebelumnya. Sempat khawatir karena saya akan menempuh perjalanan selama kurang lebih 12 jam dengan Kereta bersama dengan orang-orang yang belum saya kenal sebelumnya. Namun, kekhawatiran saya pun sirna setelah bertemu dengan mereka. Bahkan bisa dibilang mereka adalah teman-teman perjalanan saya yang paling menyenangkan. Kami semua larut dalam canda tawa dari mulai hingga mengakhiri perjalanan.

Tiba di Stasiun Pasar Turi pukul 01.30 WIB, kami langsung melanjutkan perjalanan menuju Malang. Destinasi pertama yang kami kunjungi adalah Air Terjun Madakaripura. Kami tiba disana pukul 07.00 pagi dan menjadi pengunjung pertama disana. Sungguh timing yang tepat untuk menikmati suguhan alam di Air Terjun Madakaripura. Setelah puas menikmati keindahan Air Terjun Madakaripura, kami menuju penginapan untuk beristirahat sejenak, melurusukan kaki yang terlipat selama 12 jam di kereta, hehe… Siang harinya, kami mengunjungi Kawah Bromo, Pasir Berbisik, Batu Singa, Gunung Batok, dan Bukit Teletubies dengan menggunakan Jeep.

Me at Teletubies Hill

Bukit Teletubies

Batu Singa

Batu Singa

Untuk sampai ke Kawah Bromo dari tempat parkir Jeep, banyak yang menawarkan tunggangan kuda sampai ke anak tangga dengan biaya Rp 50.000-100.000. Namun, untuk dapat melihat Kawah Bromo, kita harus menaiki sekitar 240 anak tangga. Kemudian kami melanjutkan perjalanan dengan Jeep untuk menuju destinasi lainnya.

Keesokan paginya sekitar pukul 02.30 WIB, kami bersiap untuk berburu sunrise. Namun, kami tidak berburu sunrise dari penanjakan 1 atau penanjakan 2 seperti kebanyakan wisatawan lainnya. Kami memutuskan untuk menikmati keindahan sunrise dari Bukit Kingkong. Letaknya lebih dekat dari penanjakan 1 atau penanjakan 2, dan dari sana kami dapat menikmati keindahan Bromo dan beberapa gunung disekitarnya lebih dekat. Setelah puas menikmati keindahan alam dari Bukit Kingkong, kami menuju destinasi terakhir, yakni Bukit Cinta. Konon katanya, jika kita mendaki Bukit Cinta tanpa berhenti dan tanpa mengengok ke belakang, maka keinginan cinta kita akan terkabul. Terserah mau percaya atau ngga, hehe… Dari atas bukit cinta ini, kita juga dapat menikmati keindahan Gunung Bromo dan gunung-gunung disekitarnya.

Sunrise dari Bukit Kingkong

View Sunrise dari Bukit Kingkong

Bromo dari Bukit Cinta

View Bromo dari Bukit Cinta

Selesai mengunjungi destinasi-destinasi yang menyajikan lukisan alam di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, kami pun kembali ke penginapan untuk beristirahat dan bersiap kembali ke Surabaya dan melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta. Sungguh perjalanan yang luar biasa bagi saya dan tak sabar untuk menikmati lukisan-lukisan alam yang indah lainnya yang ada di bumi pertiwi ini. Sampai jumpa di petualangan selanjutnya… 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s