Wisata Sehari di Sukabumi

Wisata Sehari di Sukabumi

Danau Situ Gunung

“Nature is the greatest place to heal and recharge”

Ini adalah kali ketiga saya naik KA Pangrango, namun kali ini bukan Stasiun Sukabumi tujuan akhir saya, tapi ke Stasiun Cisaat. Kira-kira mau kemana ya?

Yup, tujuan saya kali ini adalah Situ Gunung. Salah satu tempat wisata di Sukabumi yang lagi hitz banget. Situ Gunung adalah salah satu bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang terletak di Kabupaten Sukabumi tepatnya di daerah Kadudampit, 16 km dari pusat kota. Di sini terdapat danau, hutan dan air terjun yang indah. (sumber : wikipedia)

Untuk menuju ke Situ Gunung, cukup mudah. Buat kamu yang berangkat dari Bogor seperti saya, tinggal pesan tiket kereta tujuan Stasiun Cisaat. Usahakan pesan jauh hari sebelum hari keberangkatan kalau kamu nggak mau kehabisan. Jadwal keberangkatan paling pagi dari Stasiun Bogor Paledang adalah pukul 07.50 WIB. Buat kamu yang ingin pulang pergi, bisa pilih keberangkatan paling pagi dari Stasiun Bogor, kemudian memesan tiket pulang dengan jam paling sore dari Stasiun Cisaat. Harga tiket ekonomi Rp 35.000 dan eksekutif Rp 80.000 (harga Juni 2019).

Fyi Stasiun Bogor dan Stasiun Bogor Paledang itu beda ya, meskipun letak antar stasiun nggak terlalu jauh. Untuk naik KA Pangrango, kamu harus menuju Stasiun Bogor Paledang. Letaknya kurang lebih 200 meter dari Stasiun Bogor. Kamu bisa masuk dari samping KFC di sebrang Stasiun Bogor, jalan terus saja sampai ketemu Stasiun Paledang. (Kalau mau lihat penampakan Stasiun Bogor Paledang plus pemandangan di perjalanan, bisa mampir ke post ini : Mengawali Februari di Sukabumi)

Perjalanan dari Stasiun Bogor Paledang menuju Stasiun Cisaat kurang lebih 1 jam 50 menit. Stasiun Cisaat terletak satu stasiun sebelum Stasiun Sukabumi. Setelah tiba di Stasiun Cisaat, ada beberapa alternatif yang bisa kamu pilih untuk menuju ke Situ Gunung. Pertama, kamu bisa naik angkot untuk menuju Polsek Cisaat, kemudian ganti angkot merah untuk sampai ke Situ Gunung. Kalau kamu datang rombongan, bisa menyewa angkot (biasanya di Stasiun Cisaat ada yang menawarkan untuk sewa angkot). Kedua, kamu bisa naik ojeg, tapi saya kurang tahu berapa tarifnya. Ketiga, buat kamu yang nggak mau ribet, bisa menggunakan transportasi online untuk menuju lokasi. Jarak dari Stasiun Cisaat ke Situ Gunung kurang lebih 11 km. Saya pribadi memilih opsi ketiga, dengan menggunakan Grab Car dan membayar Rp 41.000 (bisa share cost maks berempat).

Stasiun Cisaat

Wisata Situ Gunung awalnya terkenal dengan danau dan air terjunnya. Namun, belum lama ini muncul primadona baru, yakni Situ Gunung Suspension Bridge yang menarik banyak wisatawan untuk datang kesana. Jembatan gantung ini terbuat dari Kayu Ulin yang berasal dari Papua, memiliki panjang sekitar 243 meter dengan ketinggian 161 meter, serta mampu menampung 90 orang (sumber : travelingyuk.com).

Untuk masuk ke kawasan Taman Nasional Gunung Pangrango, akan dikenakan biaya sebesar Rp 16.000 (weekday) dan Rp 18.500 (weekend). Selanjutnya untuk menikmati Jembatan Situ Gunung, Curug Sawer, dan Camping, kita perlu membayar harga paket sebesar Rp 50.000 (dewasa), Rp 25.000 (anak-anak), dan gratis untuk lansia (>70 tahun) dengan menunjukkan KTP. Dengan membayar paket tersebut, kita akan mendapatkan fasilitas welcome drink, menikmati jembatan gantung dan curug sawer, area glamping, pertunjukan teater, dan guide di setiap tempat.

Wisata Situ Gunung

Teater Situ Gunung

Perjalanan dari gerbang masuk Situ Gunung menuju jembatan gantung kurang lebih 15-30 menit. Sebelum menyebrangi jembatan, kita akan dilengkapi dengan semacam tali pengaman. Jangan lupa taati peraturan disana untuk safety. Setelah menyebrangi jembatan gantung, kita bisa melanjutkan perjalanan menuju Curug Sawer. Disana kita bisa beristirahat, sambil menikmati sejuknya udara sambil mengisi perut.

Situ Gunung Suspension Bridge

Curug Sawer

Jika kamu masih punya waktu lebih sebelum pulang, kamu bisa mengunjungi Danau Situ Gunung. Jaraknya kurang lebih 1 km dari Gerbang Situ Gunung (ke arah kiri) atau kurang lebih 15-30 menit dengan berjalan kaki. Jalur menuju Danau Situ Gunung sudah cukup baik. Di kawasan Situ Gunung, banyak yang menawarkan jasa ojek dengan harga bervariasi untuk menuju Danau Situ Gunung, ataupun Jembatan Gantung dan Curug Sawer. Tapi kalau saya lebih memilih untuk jalan kaki, sekalian olahraga, hehe.

Track menuju Danau Situ Gunung

Danau Situ Gunung

Saya salut sama tempat wisata ini karena kebersihannya benar-benar terjaga, dengan menyediakan banyak sekali tempat sampah. Jalur trackingnya juga sudah bagus, jadi jangan khawatir sepatu kotor atau rusak. Selain itu, jangan khawatir akan kelaparan disana, karena banyak sekali jajanan yang bisa kita nikmati dengan harga yang cukup bersahabat. Fasilitas toilet dan mushola disana juga cukup banyak dan bersih.

D’Balcone Resto

Puas menikmati keindahan alam di Kawasan Situ Gunung, saatnya kembali ke Stasiun Cisaat untuk pulang ke Bogor. Wisata alam yang singkat dengan suguhan alam yang memikat. Semoga kebersihan dan kelestarian wisata Situ Gunung selalu terjaga.

See you next trip.. πŸ™‚

Advertisements

6 thoughts on “Wisata Sehari di Sukabumi

  1. dari dulu pengen ke sukabumi tpi temen2 pada gk mau, pengen sendirian gk berani hemm, kapan2 kalok trip ajak2 kak biar ada temen nya.

    1. Halooo.. Salam kenal yaa..
      Sebenernya aksesnya gampang kalau mau ke Situ Gunung ini, cuma ongkosnya lumayan juga kalau pergi sendiri dan rada garing juga sih, hehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s